Aku kembali menyusuri ruang-ruang yang ternyata berujung
Ruang yang tadinya tak berani ku bayangkan sampai akhirnya enggan ku tinggalkan
Ku temui banyak riang, juga beberapa rasa yang masih tak terdefinisi
Ruang itu pekat, berkat cahaya yang kilaunya lekat
Ruang itu selalu menghadirkan ruang-ruang baru pada setiap ketidakhadiran, juga pada setiap kesukaran
Yang ku panjat, ruang itu bertumbuh
Menjadi medium yang tidak saja baik, namun juga kekal
Yang ku mau, ruang itu berseri
Menjelma jadi medium terbaik untuk menetap
Yang ku enggan, ruang itu berganti
Dengan nyawa dan rasa baru yang memaksa
Memaksa yang belum saatnya untuk cepat
Memaksa yang redup untuk benderang
Biarkan saja ruang itu bertumbuh juga bertujuan sebagaimana harusnya, dengan sinaran surya yang menyilaukan atau sorotan bulan yang menenangkan
Apapun itu, nanti, bagaimana, dan mengapa
Aku enggan berganti.
Komentar