Seringkali, yang terjadi, seringkali juga, yang dilakukan tanpa sadar, atau bahkan dengan kesadaran penuh. Setiap orang adalah pembunuh bagi mimpinya masing-masing. Tentu, bukan orang lain, bukan semesta, bukan juga situasi, tapi ya memang diri sendiri saja. Saya baru saja melakukanya, Saya membunuh salah satu mimpi untuk memperluas jangkauan pembaca tulisan saya, dan tentu, saya melakukannya penuh kesadaran. Sebagai seorang yang kerap menulis, ada dan besar sekali keinginan untuk tulisan saya dibaca, sebanyak-banyaknya orang pun tak mengapa, hanya saja, saya masih terlalu naif dan belum bisa mengesampingan ego dalam diri saya. Saya menginkan tulisan saya dibaca banyak orang, namun saya juga sangat mengedepankan konsep idealisme, bahwa saya mau menulis apa yang memang ingin saya tulis, tanpa filter, tanpa kurasi, tanpa pola, bebas saja, semau saya. Di situasi ini, perang batin terjadi, antara harus tetap idealis demi memberi makan ego, atau kompromi dan mencoba realistis. Ko...
Selamat datang dan selamat membaca, serta terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membaca ini dalam hati. Langsung saja, mari memulai bersama.