Kunjungi saya jika nanti kamu sudah lelah mencari dan sampai di titik nadirmu
Saya akan dengan senang hati membukakan pintu
Pertama, saya tak akan menanyakan bagaimana kabar dan keadaanmu
Barang tentu kamu baik, kedatanganmu mengisyaratkan setidaknya pengharapan doa saya dikabulkan oleh yang maha
Tenang, saya sama sekali tidak menaruh dendam dan murka
Kedatangan kamu meleburkan semuanya
Entah untuk berapa lama dan dengan siapa kamu datang
Saya tidak peduli
Karena
Saya masih sama
Masih tetap senang melihat senyummu
Masih tetap gugup menatap matamu
Masih tetap menulis tentang dirimu
Juga satu hal lagi
Kau tau, dan akan selalu tau itu
Saya
Masih selalu menempatkan kamu dalam hati
Terpatri
dan semoga, abadi
Saya akan dengan senang hati membukakan pintu
Pertama, saya tak akan menanyakan bagaimana kabar dan keadaanmu
Barang tentu kamu baik, kedatanganmu mengisyaratkan setidaknya pengharapan doa saya dikabulkan oleh yang maha
Tenang, saya sama sekali tidak menaruh dendam dan murka
Kedatangan kamu meleburkan semuanya
Entah untuk berapa lama dan dengan siapa kamu datang
Saya tidak peduli
Karena
Saya masih sama
Masih tetap senang melihat senyummu
Masih tetap gugup menatap matamu
Masih tetap menulis tentang dirimu
Juga satu hal lagi
Kau tau, dan akan selalu tau itu
Saya
Masih selalu menempatkan kamu dalam hati
Terpatri
dan semoga, abadi
Komentar