SERASA Awalnya, Kukira kita adalah medium yang beriring, yang mengekalkan tanpa mengelakkan Kukira kita serupa kata yang tersusun menjadi kalimat pujangga, ternyata hanya sekumpulan huruf abstrak tak bermakna Kukira kita adalah dua yang sengaja dipersatukan, ternyata hanya dua yang berusaha dipaksakan Kukira kita dua dengan rasa yang sama besar, ternyata hanya rasa sepi yang menyamar Kukira, aku terlalu terlalu banyak mengira hal baik tentang kita Percayalah, sudah ku usahakan semampuku, juga ku iringi dengan banyak rasa Sampai akhirnya, aku sadari, semesta tak selalu berbaik hati pada setiap insan yang jatuh hati Semoga baik bagimu, juga ku Semoga lega bagiku, juga mu Semoga kau tetap tau Aku pernah jatuh padamu, dalam sekali MUNGKIN KITA PERLU Barangkali kita butuh jeda sejenak Dari semua bising, tanya dan ragu Mungkin juga perlu kembali menata Rasa dan kata-kata Siratan dan pilihan Mungkin kita perlu terima Bahwa tak perlu ada kesempatan kedua Mungkin kita perlu kembali Pada keasing...
Selamat datang dan selamat membaca, serta terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membaca ini dalam hati. Langsung saja, mari memulai bersama.