Pernah membayangkan bagaimana rasanya hidup tanpa ada ketersinggungan? Tanpa ada yang marah-marah? Tanpa ada yang somasi dan persekusi? Bisa dan bebas untuk nulis, ngomong, berekspresi atau melakukan hal lainnya tanpa harus memikirkan perasaan orang lain. Enak dan damai ya pasti, tapi apa iya demikian? Nahh mari bahas dan telaah bersama di sini. Bagi saya justru akan sangat aneh rasanya jika tidak ada ketersinggungan dan yang tersinggung, beneran, yang terjadi ya datar aja, gaseru, gaasik. Justru ketersinggungan itu dibutuhkan, namun, namun dengan substansi yang jelas dan dasar yang rasional, jangan asal tersinggung akan semua hal yang tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan dengan alasan tidak sejalan saja, itu kan goblok. Itu kan yang terjadi sekarang, semua orang rasanya terlalu cepat marah dan tersinggung akan suatu hal tanpa mau berdialog dan mencari tahu lebih lanjut mengenai apa yang terjadi, apa yang menjadi sorotan, atau sederhana nya mempertanyakan maksud, orang banyak t...
Selamat datang dan selamat membaca, serta terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk membaca ini dalam hati. Langsung saja, mari memulai bersama.